Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas II A Padang Khusyuk Sholat Tarawih Meski di Balik Jeruji

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kekusyukan Warga Binaan Lapas Saat Jalani Sholat Tarawih Berjamaah Dari Balik Jeruji

Kekusyukan Warga Binaan Lapas Saat Jalani Sholat Tarawih Berjamaah Dari Balik Jeruji

 

PADANG – Suasana berbeda terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis malam. Ratusan warga binaan tampak khusyuk menunaikan sholat tarawih meski harus menjalani ibadah Ramadan di balik jeruji besi.

Keterbatasan ruang dan kondisi tidak menyurutkan semangat para warga binaan yang beragama Islam untuk tetap menjalankan ibadah malam di bulan suci. Sebagian melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid dalam lingkungan lapas, sementara lainnya beribadah di kamar hunian masing-masing.

Pelaksanaan ibadah di masjid lapas dilakukan secara bergiliran. Setiap harinya, sekitar tujuh kamar atau kurang lebih 300 warga binaan mendapat kesempatan mengikuti salat lima waktu dan tarawih secara berjamaah di masjid.

Sementara itu, warga binaan lainnya tetap menjalankan ibadah dari dalam kamar. Salat berjamaah di kamar dipimpin oleh imam yang juga berasal dari kalangan warga binaan yang telah mendapatkan pembinaan dan pelatihan keagamaan.

Kebijakan tersebut diterapkan mengingat keterbatasan kapasitas masjid dan jumlah petugas pengamanan.

Selain sholat wajib dan tarawih, berbagai kegiatan keagamaan turut digelar selama Ramadan. Warga binaan mengikuti tadarus Al-Qur’an, mendengarkan ceramah agama, hingga berbuka puasa bersama.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga binaan di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas II A Padang, Junaidi, berharap aktivitas keagamaan yang rutin dilaksanakan, terutama di bulan Ramadan, mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan sikap dan karakter para warga binaan.

Menurutnya, pembinaan rohani menjadi salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan, agar para warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

Ramadan di balik tembok tinggi Lapas Padang pun menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka, bahkan di tempat yang penuh keterbatasan sekalipun. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang
Anak Kandung di Padang Curi Uang Rp5 Juta Milik Ibunya, Dibeli HP dan Dipakai Judi Online
Kabur ke Jakarta hingga Padang, Pelaku Penggelapan Rp115 Juta Ditangkap Polisi
Residivis 3 Kali Kembali Berulah, Curi HP di Ruang Tunggu ICU RSI Ibnu Sina Padang
Sepak Rago di Padang Terus Berkembang, Generasi Muda Didorong Ikut Melestarikan
BGH FC Pertahankan Gelar, Taklukkan Mankuto Alam 3-0 di Final Padang Fun League Season 4
Diduga Curi Kabel Tembaga Toko Elektronik, Remaja 16 Tahun Diamankan Tim Klewang
Istri Mengaku Dipaksa Berhubungan Seksual dengan Pria Tak Dikenal, Suami Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Anak Kandung di Padang Curi Uang Rp5 Juta Milik Ibunya, Dibeli HP dan Dipakai Judi Online

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Kabur ke Jakarta hingga Padang, Pelaku Penggelapan Rp115 Juta Ditangkap Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Residivis 3 Kali Kembali Berulah, Curi HP di Ruang Tunggu ICU RSI Ibnu Sina Padang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Sepak Rago di Padang Terus Berkembang, Generasi Muda Didorong Ikut Melestarikan

Berita Terbaru