Padang-Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kota Padang menggelar wisuda tahfiz Al-Qur’an sebagai puncak kegiatan program tahfiz yang telah berjalan selama enam tahun terakhir. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi Qur’ani di lingkungan madrasah, sekaligus menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Kepala MTsN 6 Padang, Yaqub mengatakan tahun ini sebanyak 119 siswa diwisuda dalam program tahfiz. Dari jumlah tersebut, 100 siswa berasal dari program tahfiz khusus dan 19 lainnya dari jalur reguler, dengan capaian hafalan bervariasi mulai dari 3 hingga 15 juz.
Ia menjelaskan, program tahfiz di MTsN 6 Padang telah dilaksanakan secara konsisten selama enam tahun dan terus berkembang setiap tahunnya. Bahkan, pada pelaksanaan kali ini turut dihadiri dua orang hafiz yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz sebagai motivasi bagi para siswa.
“Program ini sudah berjalan enam tahun, dan sampai hari ini total sudah 237 siswa yang mengikuti tahfiz. Ini bagian dari visi madrasah untuk mencetak generasi Qur’ani, dan akan terus kita laksanakan setiap tahun. Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan puncak kegiatan tahfiz dengan jumlah wisudawan sebanyak 119 orang. Ini terdiri dari 100 siswa tahfiz dan 19 dari reguler, dengan hafalan antara 3 sampai 15 juz,” ujar Yaqub, Selasa 31 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa, mengapresiasi capaian MTsN 6 Padang yang telah mendeklarasikan diri sebagai madrasah tahfiz Al-Qur’an. Menurutnya, hal ini menjadi percontohan (piloting) bagi madrasah lain di Sumatera Barat.
“MTsN 6 ini sudah menjadi ikon sebagai madrasah tahfiz Qur’an. Ini menjadi contoh bagi madrasah lain, dan ke depan seluruh jenjang, mulai dari RA hingga MA, wajib melaksanakan program tahfiz,” tegas Mustafa.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an menjadi pembeda utama antara madrasah di bawah Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan lainnya. Program tahfiz diyakini mampu membentengi generasi muda dari pengaruh negatif di tengah perkembangan zaman.
Dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari komite hingga Kementerian Agama, kegiatan tahfiz diharapkan terus berlanjut dan berkembang. MTsN 6 Padang optimistis akan melahirkan lebih banyak penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Obi)












