Padang — Sebuah rumah hunian dua lantai di kawasan padat penduduk di Kota Padang dilalap si jago merah pada Senin malam (9/3/2026). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan 50 Kota I No. 739, Siteba, RT 002/RW 017, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.24 WIB. Tak lama berselang, satuan pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Unit berangkat pukul 21.25 WIB dan tiba di lokasi pukul 21.33 WIB dengan jarak tempuh sekitar 6 kilometer dari Mako 113,” ujarnya.
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang melihat kepulan asap dan api dari arah rumah tersebut. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
BACA JUGA :
Pemuda di Padang Ditangkap Polisi Usai Diduga Curi Motor, Satu Rekan Masih Buron
Petugas pemadam yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api. Setelah berjibaku sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 22.25 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah hunian dengan luas bangunan sekitar 350 meter persegi mengalami kerusakan berat. Rumah tersebut diketahui milik Hendra Yuliawan (47), seorang karyawan swasta.
Meski kebakaran cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan tiga orang penghuni.
“Perkiraan kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp500 juta,” kata Rinaldi.
Ia menjelaskan, lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk dengan akses jalan yang relatif sempit sehingga menjadi tantangan bagi petugas saat proses pemadaman.
Sebanyak sembilan unit armada dengan sekitar 90 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas juga berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Terdapat potensi bangunan yang terancam, yakni dua unit ruko dan lima rumah warga di sekitar lokasi. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp3 miliar,” jelasnya.
Dalam penanganan kejadian ini, petugas Damkar Kota Padang turut dibantu oleh unsur PMI, kepolisian, TNI, serta PLN.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)












