Pasaman Barat-Suasana malam di Nagari Lubuak Landua Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (18/3/2026) berubah menjadi lautan cahaya.
Ratusan pemuda pemudi turun ke jalan, menggenggam obor yang menyala terang, mengoyak gelap malam dalam pawai penuh makna menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Sekitar 200 obor berkobar, membentuk barisan panjang yang bergerak perlahan mengelilingi kampung. Di antara langkah-langkah mereka, gema takbir berkumandang lantang, mengguncang udara malam dan menghadirkan suasana haru sekaligus khidmat.
BACA JUGA : Diterjang Angin Kencang, Pohon Kelapa Tumbang di Pasaman Barat Pemilik Rumah Meninggal Dunia
Ketua Pemuda Lubuak Landua, Ardian Parmana dengan suara penuh semangat menyebutkan, bahwa tradisi ini bukan sekadar pawai, tetapi simbol kebersamaan menyambut hari kemenangan, kegiatan ini dulakukan setiap tahunnya.
“Ini adalah momen yang selalu dinanti. Masyarakat sangat antusias dan semangat masyarakat luar biasa menyabut hari raya idul fitri,” ujarnya.
Warga dari berbagai kalangan tampak larut dalam suasana. Anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut menyaksikan bahkan bergabung dalam arak-arakan.
Cahaya obor yang berkelip di wajah mereka seakan menggambarkan kebahagiaan menyambut hari kemenangan.
Malam ini bukan hanya tentang pawai, tetapi tentang persatuan, tentang gema iman yang hidup di tengah masyarakat.
Dan ketika fajar Kamis (19/3/2026) menyingsing, seluruh warga akan kembali berkumpul, menundukkan kepala, melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di Surau Lubuak Landua. (*)












