Diterjang Angin Kencang, Pohon Kelapa Tumbang di Pasaman Barat Pemilik Rumah Meninggal Dunia

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petani di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang petani di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pasaman Barat — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali memakan korban jiwa.

Seorang petani di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban diketahui bernama Mukhri (65). Saat kejadian, korban berada di dalam rumah dan tidak sempat menyelamatkan diri ketika pohon kelapa roboh dan langsung menghantam bangunan.

BACA JUGA : AMPB Buktikan Kepedulian Tak Kenal Cuaca dalam Aksi Berbagi Takjil

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa nahas itu terjadi saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut, disertai angin kencang yang membuat pohon kelapa di sekitar rumah korban tumbang secara tiba-tiba.

“Pohon kelapa tumbang sekitar pukul 15.00 WIB saat angin kencang dan hujan deras. Korban tertimpa di dalam rumah dan meninggal dunia di tempat,” kata Kabid Kepala BPBD Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat.

Benturan keras dari pohon yang tumbang tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga merusak satu unit rumah miliknya. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.

Petugas dari BPBD bersama warga setempat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di kediaman anaknya.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Pohon-pohon tinggi di sekitar permukiman diimbau untuk diperiksa secara berkala guna menghindari kejadian serupa. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dasawisma Bougenville 14 Dinilai Tim Provinsi, Pasaman Barat Optimistis Raih Hasil Terbaik
Seleksi Paskibraka Masuki Tahap Krusial, Bupati Yulianto Beri Motivasi Peserta
Bupati Yulianto Perkuat Kolaborasi, Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Pasaman Barat
TP PKK dan BNNK Pasaman Barat Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Peresmian SPPG di Pasaman Barat Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Sebanyak 271 Siswa Mendaftar Calon Paskibraka 2026: 96 Peserta Dinyatakan Lolos dan Mingikuti Seleksi Lanjutan
Latihan Dalmas Digelar, Polres Pasaman Barat Tekankan Pendekatan Humanis
Dua Warga Pasaman Barat Hanyut di Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:25 WIB

Dasawisma Bougenville 14 Dinilai Tim Provinsi, Pasaman Barat Optimistis Raih Hasil Terbaik

Kamis, 23 April 2026 - 06:33 WIB

Seleksi Paskibraka Masuki Tahap Krusial, Bupati Yulianto Beri Motivasi Peserta

Kamis, 23 April 2026 - 06:24 WIB

Bupati Yulianto Perkuat Kolaborasi, Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Pasaman Barat

Kamis, 23 April 2026 - 06:12 WIB

TP PKK dan BNNK Pasaman Barat Perkuat Sinergi Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Kamis, 23 April 2026 - 05:59 WIB

Peresmian SPPG di Pasaman Barat Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru