Pasaman Barat — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali memakan korban jiwa.
Seorang petani di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui bernama Mukhri (65). Saat kejadian, korban berada di dalam rumah dan tidak sempat menyelamatkan diri ketika pohon kelapa roboh dan langsung menghantam bangunan.
BACA JUGA : AMPB Buktikan Kepedulian Tak Kenal Cuaca dalam Aksi Berbagi Takjil
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa nahas itu terjadi saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut, disertai angin kencang yang membuat pohon kelapa di sekitar rumah korban tumbang secara tiba-tiba.
“Pohon kelapa tumbang sekitar pukul 15.00 WIB saat angin kencang dan hujan deras. Korban tertimpa di dalam rumah dan meninggal dunia di tempat,” kata Kabid Kepala BPBD Pasaman Barat Afrizal di Simpang Empat.
Benturan keras dari pohon yang tumbang tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga merusak satu unit rumah miliknya. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Petugas dari BPBD bersama warga setempat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di kediaman anaknya.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Pohon-pohon tinggi di sekitar permukiman diimbau untuk diperiksa secara berkala guna menghindari kejadian serupa. (*)












