Payakumbuh-Balai Pemasyarakatan Kelas II Bukittinggi (Bapas Bukittinggi) resmi membuka konter layanan Pos Bapas di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh, Kamis (12/3/2026).
Peresmian berlangsung di Lantai 1 Kantor Balai Kota dan dihadiri jajaran pejabat Pemko Payakumbuh, Kanwil Ditjenpas Sumbar, serta pimpinan Bapas dan Lapas di Sumatera Barat.
Sebelum peresmian, Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar dan Pemko Payakumbuh menandatangani nota kesepahaman tentang sinergi penyelenggaraan pidana kerja sosial dan pemasyarakatan bagi anak.
Nota kesepahaman ini menjadi dasar bagi proses reintegrasi sosial narapidana dan anak berkonflik hukum yang berdomisili di Kota Payakumbuh.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri menekankan pentingnya Pos Bapas di MPP sebagai upaya mendekatkan layanan bagi masyarakat.
“Pos Bapas ini strategis untuk mendampingi dan mengawasi klien pemasyarakatan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Dukungan Pemko Payakumbuh membuat layanan ini mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Zulmaeta menyambut positif hadirnya layanan ini. Ia menegaskan, kesepahaman ini bukan sekadar formalitas.
“Kita tidak ingin banyak teori dan konsep. Mari bersama memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang Pemasyarakatan,” katanya.
Konter Pos Bapas di MPP Payakumbuh menyediakan berbagai layanan, termasuk penelitian kemasyarakatan (Litmas), pendampingan klien anak dan dewasa, bimbingan, pengawasan, dan informasi pemasyarakatan.
Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi ke Bukittinggi untuk mengakses layanan Bapas, karena layanan mengikuti jam kerja MPP.
Target layanan Pos Bapas ini mencakup 1.029 klien pemasyarakatan, atau sekitar 46 persen dari total klien Bapas Bukittinggi yang berjumlah 2.218 orang.
Jumlah ini akan terus bertambah seiring proses reintegrasi sosial narapidana dan anak di wilayah Payakumbuh dan Limapuluh Kota.
Peresmian Pos Bapas di MPP juga diharapkan menjadi awal sinergi lebih luas, termasuk program pembinaan di Lapas dan LPKA, yang dapat berdampak positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.
Acara peresmian turut dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Asisten I Nofriwandi, Asisten II Yasrizal, Kepala DPMPTSP Maizon Satria, Kepala Bapas Bukittinggi Novri Abbas, serta sejumlah Kepala Lapas dan LPKA di Sumatera Barat. (*)












