Di Tengah Kritik Suporter, Braditi Moulevey Tegaskan Bukan Pengambil Keputusan: Fokus Kami Pengawasan

Kamis, 30 April 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey.

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey.

PADANG – Situasi sulit tengah membayangi Semen Padang FC dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/2026. Hasil buruk yang terus berulang membuat tim berjuluk Kabau Sirah semakin terpuruk di papan bawah klasemen.

Kondisi tersebut tak hanya berdampak pada posisi tim, tetapi juga memicu kritik dari suporter kepada jajaran manajemen. Sorotan bahkan mengarah kepada Komisaris klub, Braditi Moulevey, yang akhirnya buka suara terkait situasi yang terjadi.

Braditi Moulevey menjelaskan bahwa keterlibatannya di klub bukan atas inisiatif pribadi, melainkan penugasan langsung dari penasihat klub, Andre Rosiade, sejak awal musim berjalan. Ia menegaskan bahwa perannya sebagai komisaris lebih kepada fungsi pengawasan.

“Di awal musim itu, memang saya ditugaskan oleh Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade untuk ikut terlibat dalam manajemen sebagai Komisaris yang tugasnya mengawasi kinerja jajaran Direksi maupun Manajemen,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Dalam perjalanan musim ini, ia mengakui persoalan finansial menjadi hambatan besar yang dihadapi klub. Menurutnya, ketergantungan terhadap sponsor sangat tinggi sehingga berdampak pada operasional tim.

“Dan memang di internal manajemen sendiri, isu finansial menjadi persoalan utama karena sponsor itu 90 persen tim ini bergantung kepada sponsor,” katanya.

Ia juga menyoroti bahwa proses mendapatkan sponsor bukan perkara mudah, terlebih dengan adanya beban yang ditinggalkan dari periode sebelumnya.

“Mendapatkan sponsor sendiri itu prosesnya tidak gampang, ada beberapa hal yang harus dilengkapi dan disiapkan dan juga beban-beban di masa lalu itu memberatkan perusahaan,” kata Moulevey.

Di sisi teknis, manajemen disebut telah melakukan berbagai langkah perbaikan. Mulai dari evaluasi pemain, pergantian pelatih, hingga usulan pembentukan direktur teknik yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim.

“Untuk hal pemain, pelatih dan lain sebagainya itu sudah dilakukan evaluasi dan juga pergantian dengan harapan bisa berbenah dan keluar dari zona degradasi. Ini merupakan bukti keseriusan kami, kami pun mengusulkan agar tim ini mempunyai Direktur Teknik berkualitas supaya mampu untuk bersaing dengan tim-tim yang lain. Akan tetapi hasilnya masih belum sesuai juga dengan harapan,” katanya.

Namun demikian, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal. Dalam laga pekan ke-30, Semen Padang kembali menelan kekalahan saat menjamu Madura United FC di Stadion Haji Agus Salim.

Pada pertandingan yang berlangsung Rabu (29/4/2026), tim tuan rumah harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1. Gol tunggal dicetak oleh Jose Brandao Junior pada menit ke-15 melalui sundulan.

Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif menjadi lima laga beruntun tanpa kemenangan. Hingga pekan ke-30, Semen Padang FC baru mengumpulkan 20 poin dan berada di posisi ke-17 klasemen sementara.

Situasi ini diakui Braditi Moulevey sebagai kondisi yang berat, baik bagi suporter maupun dirinya secara pribadi.

“Ini menjadi hal yang sangat menyakitkan bukan hanya bagi suporter, bagi saya sendiripun sangat sedih,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadirannya dalam mendukung tim selama ini dilakukan secara pribadi tanpa membebani keuangan klub.

“Setiap pertandingan yang dilakukan baik di kandang maupun tandang itu saya datang dengan biaya sendiri, mengingat saya berdomisili di Jakarta. Tidak ada sedikitpun saya membebankan ke perusahaan, dalam hal ini Semen Padang FC, saya datang dan hadir dengan biaya sendiri, saya menonton dengan biaya sendiri, saya tak menerima gaji sepersenpun dari perusahaan,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas amanah yang diberikan, bukan didorong oleh kepentingan pribadi.

“Ini adalah bukti dari loyalitas saya ataupun tanggungjawab saya atas amanah yang diberikan itu sebagai Komisaris,” kata Levi.

Ia juga kembali menegaskan bahwa posisi komisaris memiliki batas kewenangan yang jelas dalam struktur organisasi klub.

“Tapi sekali lagi, Komisaris ini bukan sebagai pengambil keputusan, bukan CEO atau Direktur, tugas Komisaris adalah hanya mengawasi dan memberikan masukan bukan sebagai pengambil keputusan layaknya CEO atau direktur,” ujarnya.

Menanggapi isu yang mengaitkan dirinya dengan rencana pencalonan Wali Kota Padang, Braditi membantah adanya hubungan dengan posisinya di klub saat ini.

“Dan ini semua tidak ada hubungannya dengan pencalonan Wali Kota Padang. Terkait dengan pencalonan Wali Kota Padang itu masih jauh dan saya tidak ada menyatakan diri bahwa saya akan maju sebagai Wali Kota, silakan dicek di berita manapun,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pernyataannya di media sosial merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari manajemen ketika tim berada dalam kondisi sulit.

“Saya hanya melakukan apa tugas dan tanggungjawab yang diberikan kepada saya, itu yang saya lakukan, ini bukti tanggungjawab saya, saya yang berani memberikan pernyataan ataupun status di media sosial ketika tim tidak lagi baik-baik saja,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih kepala Imran Nahumarury menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil yang belum memuaskan.

“Pertama tentunya saya mohon maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat. Segala upaya sudah kami lakukan, tapi faktanya kita kalah. Saya tidak mau salahkan siapa-siapa. Ini kesalahan saya sebagai pelatih,” ujarnya.

Ia menilai performa tim belum konsisten sepanjang pertandingan, meskipun berbagai aspek permainan telah dibenahi.

“Saya lihat, ada beberapa pemain tampil maksimal, ada yang tidak. Tapi saya sudah sampaikan tidak akan salahkan pemain. Ini tanggung jawab saya sebagai pelatih. Kita sudah perbaiki attacking, defending, transisi. Namun memang mentalitas yang akhirnya bicara,” jelasnya.

Dengan sisa empat pertandingan, peluang Semen Padang FC untuk keluar dari zona degradasi semakin tipis. Meski begitu, tim tetap berkomitmen untuk berjuang hingga akhir kompetisi.

“Secara kalkulasi matematika memang demikian (dekat dengan degradasi). Namun saya punya tanggung jawab pada kondisi apapun itu. Saya akan terus sampai akhir kompetisi,” tegas Imran.

Ia juga menegaskan bahwa padatnya jadwal tidak bisa dijadikan alasan atas hasil yang diraih.

“Kelelahan karena jadwal yang ketat tidak bisa dijadikan alasan. Madura United dan tim lain juga menghadapi hal yang sama. Sekali lagi, ini terkait mentalitas,” pungkasnya.

Empat laga tersisa kini menjadi penentu nasib Kabau Sirah di kompetisi musim ini, di tengah tekanan besar yang terus mengiringi perjalanan mereka. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Personel Kantor SAR Padang Raih Medali Emas, Perak, dan Perunggu pada Porprov Sumatera Barat
Tangan Dingin Guntara Lahirkan Prestasi Dan Bibit Muda Tinju Pasaman Barat
Empat Nomor Arung Jeram Porprov Sumbar 2026, Medali Emas Dibagikan
Padang Pariaman dan Sijunjung Dominasi Podium Arung Jeram Porprov XVI Sumbar 2026
R4 Sprint Arung Jeram Porprov XVI Sumbar: Padang Pariaman dan Sijunjung Raih Emas
Najjar Lubis Owner Peridon Siap Maju Dukung Penuh Pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat, Cabor Arung Jeram Resmi Dimulai
Cabor Arung Jeram Resmi Dimulai, Diikuti 168 Atlet dari 10 Kabupaten dan Kota
FAJI Sumbar Matangkan Persiapan Porprov Arung Jeram di Pasaman Barat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Personel Kantor SAR Padang Raih Medali Emas, Perak, dan Perunggu pada Porprov Sumatera Barat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tangan Dingin Guntara Lahirkan Prestasi Dan Bibit Muda Tinju Pasaman Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Empat Nomor Arung Jeram Porprov Sumbar 2026, Medali Emas Dibagikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Padang Pariaman dan Sijunjung Dominasi Podium Arung Jeram Porprov XVI Sumbar 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:15 WIB

R4 Sprint Arung Jeram Porprov XVI Sumbar: Padang Pariaman dan Sijunjung Raih Emas

Berita Terbaru