Cap Go Meh 2026 di Padang Ditiadakan, Komunitas Tionghoa Hormati Ramadan 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Padang pada 2026 akan berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tradisi Cap Go Meh dipastikan tidak diselenggarakan karena waktunya bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa.

Langkah tersebut sekaligus mencerminkan komitmen menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di Kota Padang, Sumatera Barat.

Imlek 2577 Kongzili jatuh pada 17 Februari 2026. Sementara awal Ramadan 1447 H diperkirakan dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026. Dengan jadwal yang sangat berdekatan, perayaan Cap Go Meh yang biasanya digelar pada hari ke-15 setelah Imlek berpotensi berlangsung saat Ramadan sudah berjalan.

Keputusan Kolektif Demi Kerukunan

Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Hendra Lukman, menjelaskan bahwa peniadaan Cap Go Meh merupakan hasil kesepakatan bersama komunitas Tionghoa di Padang.

Menurutnya, meski Cap Go Meh merupakan bagian penting dalam rangkaian perayaan Imlek, situasi tahun ini menuntut sikap bijak demi menjaga suasana Ramadan tetap kondusif.

“Semangat kebersamaan dan toleransi menjadi pertimbangan utama. Kami ingin memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai sebagai wujud nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat multikultural yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis.

Imlek Tetap Dirayakan dengan Kegiatan Sosial

Meski tanpa Cap Go Meh, perayaan Imlek 2026 di Padang tetap berlangsung dalam suasana penuh makna. Komunitas Tionghoa akan mengisi momentum tersebut dengan kegiatan sosial, seperti berbagi kebutuhan pokok kepada masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi berbagi saat Imlek, tetapi juga memperkuat solidaritas lintas agama dan budaya di Kota Padang.

Penyesuaian agenda perayaan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus menjaga stabilitas sosial di daerah tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Curi Kabel Tembaga Toko Elektronik, Remaja 16 Tahun Diamankan Tim Klewang
Istri Mengaku Dipaksa Berhubungan Seksual dengan Pria Tak Dikenal, Suami Dilaporkan ke Polisi
Diduga Curi Ponsel Korban dengan Modus Tuduhan Senonoh, Pria 46 Tahun Diamankan Polisi
Adik Kandung Diduga Curi Uang Rp15 Juta Milik Kakaknya, Ditangkap Tim Klewang Polresta Padang
Polresta Padang Tangkap Residivis Curanmor, Honda Scoopy Curian Berhasil Diamankan
Komplotan Pencuri Antarprovinsi Diciduk di Padang, Polisi Sita Barang Bukti
Pelaku Curanmor Ditangkap 7 Jam Setelah Beraksi di Seberang Padang, Polisi Amankan Motor Curian dan Kunci T
Puluhan Pedagang Jadi Korban Penipuan Distribusi Minyak Goreng Kemasan di Padang, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Diduga Curi Kabel Tembaga Toko Elektronik, Remaja 16 Tahun Diamankan Tim Klewang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Istri Mengaku Dipaksa Berhubungan Seksual dengan Pria Tak Dikenal, Suami Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:36 WIB

Diduga Curi Ponsel Korban dengan Modus Tuduhan Senonoh, Pria 46 Tahun Diamankan Polisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:29 WIB

Polresta Padang Tangkap Residivis Curanmor, Honda Scoopy Curian Berhasil Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

Komplotan Pencuri Antarprovinsi Diciduk di Padang, Polisi Sita Barang Bukti

Berita Terbaru