Pasaman Barat-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar aksi gotong royong massal di berbagai titik wilayah, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan serta kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, turun langsung memimpin kegiatan dengan bergotong royong di Masjid Agung Nurul Ilmi. Kehadirannya turut memotivasi pegawai dan masyarakat yang ikut membersihkan area rumah ibadah tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pasbar, Doddy San Ismail, memimpin kegiatan serupa di jalur utama, mulai dari persimpangan Bapelitbangda hingga Kantor Satpol PP.
Aksi bersih-bersih tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi juga dilaksanakan secara serentak oleh instansi perkantoran, instansi vertikal, sekolah, hingga tingkat kecamatan dan nagari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasbar, Afkar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merujuk pada instruksi Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menjelaskan, setiap Selasa pegawai diwajibkan membersihkan lingkungan kantor masing-masing, sedangkan pada Jumat kegiatan difokuskan pada fasilitas umum.
“Camat dan wali nagari juga diminta melibatkan pelaku usaha agar aktif membersihkan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, masjid, hingga drainase,” ujar Afkar.
Afkar mengungkapkan, produksi sampah di Pasaman Barat mencapai 188 ton per hari. Namun, jumlah sampah yang berhasil diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) baru sekitar 48 ton per hari.
Untuk itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat mulai memilah sampah dari rumah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi beban TPA dan menjaga kelestarian lingkungan.
Pemkab Pasbar menegaskan komitmen seluruh pihak diperlukan agar Gerakan Indonesia Asri dapat menjadi budaya rutin di tengah masyarakat, dengan pelaksanaan yang disesuaikan dengan jadwal kegiatan masing-masing. (*)












