Pasaman Barat-Dinamika Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, mulai menghangat.
Sorotan publik tertuju pada Muhammad Abdu Shadli, S.E., yang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali nagari. Di usia 27 tahun, ia menjadi satu-satunya kandidat dari kalangan generasi muda yang ikut dalam kontestasi tersebut.
Muhammad Abdu Shadli resmi mendaftarkan diri pada Senin, (20/7/2026), sekitar pukul 14.00 WIB, di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Nagari Lingkuang Aua Baru.
Kedatangannya bersama keluarga, tokoh masyarakat, sahabat, dan para pendukung disambut langsung oleh panitia pendaftaran sesuai dengan tahapan Pilwana yang telah ditetapkan.
Mengusung tagline “Pasaman Barat Maju Dimulai dari Lingkuang Aua Baru”, Abdu Shadli hadir membawa semangat regenerasi kepemimpinan dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah harus dimulai dari pembangunan nagari yang kuat.
Ia menilai nagari merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Dalam pencalonannya, Abdu Shadli mengusung visi:
“Terwujudnya Nagari Lingkuang Aua Baru sebagai Nagari Percontohan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui tata kelola pemerintahan yang profesional dan melayani, pembangunan yang terencana, serta penguatan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai adat, agama, dan semangat gotong royong.
Visi tersebut mencerminkan komitmennya untuk membangun pemerintahan nagari yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai adat dan keagamaan sebagai fondasi pembangunan.
Lahir di Bukittinggi pada 28 Desember 1998 dan merupakan putra asli Nagari Lingkuang Aua Baru, Abdu Shadli memiliki latar belakang pendidikan yang kuat.
Ia menamatkan pendidikan dasar di SDN 09 Pasaman, melanjutkan ke MTsN Padang Panjang, SMA Negeri 1 Pasaman, hingga meraih gelar Sarjana Ekonomi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selama menempuh pendidikan, ia aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Pengurus Pusat Forum Nasional Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam, Anggota Komisi III Advokasi Senat Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, serta kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Sekretaris Umum BPC HIPMI Pasaman Barat periode 2026–2029.
Di bidang profesional, Abdu Shadli merupakan Founder dan Direktur Utama CV Surya Agro Nusantara, sekaligus Founder Komunitas Pebisnis Pasaman Barat, yang aktif mendorong pengembangan dunia usaha dan pemberdayaan pelaku UMKM di daerah.
Majunya Muhammad Abdu Shadli sebagai satu-satunya kandidat dari kalangan anak muda menjadi perhatian masyarakat. Kehadirannya dinilai membawa harapan baru bagi lahirnya regenerasi kepemimpinan di tingkat nagari, sekaligus membuka ruang bagi munculnya gagasan-gagasan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Pilwana Lingkuang Aua Baru diharapkan menjadi ajang demokrasi yang sehat, berintegritas, dan mengedepankan adu gagasan demi kepentingan masyarakat.
Dengan telah resminya pendaftaran Muhammad Abdu Shadli, masyarakat kini menantikan penyampaian program kerja dan langkah-langkah nyata yang akan ditawarkan untuk mewujudkan Nagari Lingkuang Aua Baru sebagai nagari percontohan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi titik awal menuju Pasaman Barat yang lebih maju. (*)











