PADANG – Pemerintah Kota Padang menetapkan RTH Imam Bonjol sebagai pusat Pasa Pabukoan selama Ramadan 2026. Pemerintah menghadirkan 39 pedagang takjil yang siap melayani masyarakat sejak usai salat zuhur hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Kota Padang, Nengsih, mengatakan para pedagang langsung membuka lapak setiap siang. Ia memastikan pengunjung bisa memilih beragam menu, mulai dari kuliner tradisional Minang hingga jajanan kekinian.
“Setelah zuhur pedagang langsung berjualan. Pilihan takjil sangat lengkap, dari makanan tradisional sampai menu modern,” kata Nengsih, Rabu (18/2/2026).
Hadirkan Menu Lengkap dari Takjil hingga Rendang
Pengunjung Pasa Pabukoan di RTH Imam Bonjol bisa menikmati minuman segar seperti es cendol, es campur, es teler, es timun, dan es teh. Para pedagang juga menjajakan aneka gorengan, seperti sala lauak, pisang goreng, dan bakwan.
Selain itu, mereka menawarkan jajanan tradisional seperti lopis, kolak, dan serabi. Untuk menu utama, pedagang menghadirkan masakan khas Minangkabau, seperti rendang daging, rendang ayam, gulai ikan, dan dendeng batokok.
BACA JUGA: Masjid Al-Hakim Jadi Sentra Halal Lifestyle Selama Ramadan 2026
Nengsih menegaskan para pedagang mematok harga yang kompetitif dan tetap terjangkau, sehingga masyarakat bisa menikmati aneka hidangan berbuka tanpa khawatir soal biaya.
Pemko Padang Tekankan Kebersihan dan Keamanan
Dinas Perdagangan Kota Padang menginstruksikan seluruh pedagang menjaga kualitas dan kebersihan makanan. Pemerintah meminta pedagang menutup makanan yang dijual agar tetap higienis serta menyediakan tempat sampah di setiap lapak.
Petugas kebersihan akan mengangkut sampah setiap malam untuk menjaga area tetap bersih. Satpol PP juga mengawal ketertiban selama Ramadan agar aktivitas jual beli berlangsung aman dan nyaman.
Gandeng Bank Nagari dan Bank Indonesia
Pemko Padang menggandeng Bank Nagari dan Bank Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan Pasa Pabukoan 2026. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat sistem transaksi.
Tahun lalu, pedagang mencatat nilai transaksi hampir mencapai Rp1 miliar selama Ramadan. Melihat capaian tersebut, Pemko Padang optimistis Pasa Pabukoan tahun ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi dan menjadikan RTH Imam Bonjol sebagai destinasi wisata kuliner Ramadan yang semakin diminati warga dan wisatawan.












