Pasaman Barat-Langkah kaki yang diiringi doa dan harapan mengantar Arifin, S.Pt menuju Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Aia Gadang Timur, Jumat (17/7/2026). Berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer dari rumah kaum, Arifin datang bersama rombongan yang terdiri dari niniak mamak, Bundo Kanduang, pemuda, kaum ibu, serta tokoh masyarakat.
Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai perjalanan menuju lokasi pendaftaran. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menjadi simbol dukungan sekaligus harapan agar proses demokrasi di Nagari Aia Gadang Timur berlangsung damai dan bermartabat.
Setibanya di Sekretariat PPWN, Arifin menyerahkan berkas persyaratan pencalonan yang diterima langsung oleh panitia. Momen tersebut menandai dimulainya langkahnya dalam kontestasi Pemilihan Wali Nagari Aia Gadang Timur.
Dalam keterangannya, Arifin mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan ketenteraman selama tahapan pemilihan berlangsung.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Mari kita jaga suasana tetap aman, damai, dan saling menghormati. Semoga setiap langkah yang kita tempuh mendapat rida Allah SWT demi kemajuan Nagari Aia Gadang Timur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan mengiringi proses pendaftarannya.
“Terima kasih kepada niniak mamak, Bundo Kanduang, kaum ibu, pemuda, tokoh masyarakat, keluarga, dan seluruh pendukung yang telah memberikan doa serta semangat. Kebersamaan ini menjadi kekuatan untuk membangun nagari yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua PPWN Nagari Aia Gadang Timur, Jasman, menjelaskan bahwa hingga Jumat (17/7/2026), panitia telah menerima tiga berkas bakal calon Wali Nagari.
Pendaftaran dibuka sejak 8 Juli dan akan berakhir pada 20 Juli 2026. Panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri pada jam kerja hingga batas akhir pendaftaran.
Jasman berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib, aman, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Nagari Aia Gadang Timur menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta persatuan.
Di tengah perbedaan pilihan, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan. Sebab, demokrasi yang sehat bukan hanya tentang siapa yang menang, melainkan bagaimana seluruh warga tetap bersatu membangun nagari demi generasi yang akan datang. (*)











