Padang-Sebanyak 14 siswa dan siswi SMAN 1 Padang mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar Galapagos (PDG) ke-37 yang dilaksanakan pada 15–17 Mei 2026 di Hutan Biologi Universitas Andalas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan anggota baru Sispala Galapagos SMAN 1 Padang dan turut melibatkan para senior organisasi tersebut.
Menurut Wahyu Hidayat, senior Sispala Galapagos yang bertindak sebagai Steering Committee (SC), PDG merupakan “kawah candradimuka” bagi anggota Galapagos karena melalui kegiatan inilah mental para anggota ditempa agar mampu bertahan dan menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tak hanya itu, semboyan PDG, kami ditempa bukan untuk berani mati, hingga saat sekarang masih terpatri kuat dalam diri saya, padahal saya mengikuti PDG hampir seperempat abad yang lalu,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Padang, Muhammad Isya, berharap para peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama PDG dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, anggota Galapagos dikenal sebagai pribadi yang unggul, yang tercermin dari banyaknya alumni SMAN 1 Padang anggota Galapagos yang sukses di berbagai bidang.
Saat melepas keberangkatan peserta PDG pada Jumat pagi di halaman sekolah, Muhammad Isya juga menyebut bahwa Sispala Galapagos merupakan salah satu ekstrakurikuler yang menonjol di sekolah tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berguna untuk kehidupan sehari-hari maupun aktivitas di alam bebas, seperti pendakian gunung, hiking, dan kegiatan lain yang memiliki risiko tinggi.
“Kita tak mau setengah-setengah membekali anggota Galapagos dengan ilmu,” ujar Irawati
Meuraksa selaku Kepala Pendidikan Dasar Galapagos ke-37. Ia menambahkan bahwa pihaknya sengaja melibatkan Mapala Unand sebagai instruktur dan pembimbing lapangan karena dinilai memiliki keahlian di bidang kegiatan alam bebas.
PDG ke-37 tahun ini dinilai istimewa karena melibatkan hampir seluruh angkatan Galapagos, mulai dari para pendiri hingga angkatan termuda.
Sementara itu, anggota Galapagos yang berdomisili di luar Padang turut berkontribusi dalam penggalangan dana. Dalam waktu kurang dari dua minggu, para senior Galapagos berhasil mengumpulkan donasi hingga puluhan juta rupiah. (Obi)












