Kapal Bagan JAMCHA 01 Kandas dan Bocor di Perairan Mentawai, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan Kapal Bagan JAMCHA 01 yang dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran di sekitar Perairan Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan Kapal Bagan JAMCHA 01 yang dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran di sekitar Perairan Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).

Mentawai-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan Kapal Bagan JAMCHA 01 yang dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran di sekitar Perairan Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai pada pukul 08.30 WIB dari salah seorang awak kapal bernama Lingga, yang menjabat sebagai Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Bagan JAMCHA 01. Berdasarkan laporan awal, kapal mengalami kandas sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam laporannya, Lingga menyampaikan bahwa kapal mengalami kebocoran di enam titik akibat papan pada bagian bawah kapal yang patah.

“Kap​​al kami mengalami kebocoran, ada enam titik kebocoran. Papan pada bagian bawah kapal patah,” demikian laporan Lingga kepada petugas SAR.

Kapal Bagan JAMCHA 01 diketahui bertolak dari Carocok Tarusan pada Kamis (8/10/2026) pukul 10.00 WIB untuk mencari ikan. Kapal tersebut tiba di perairan Mentawai pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, dalam pelayarannya, kapal dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.45 WIB, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai. Sebanyak tujuh personel dikerahkan dalam operasi tersebut.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°45’9″ LS dan 99°17’34” BT, dengan jarak sekitar 24 mil laut (nautical mile/NM) dan arah 313 derajat dari Dermaga Tuapejat. Waktu tempuh menuju lokasi diperkirakan sekitar satu jam.

Berdasarkan informasi awal, terdapat 10 orang di atas kapal, terdiri atas satu nakhoda, satu Kepala Kamar Mesin (KKM), dan delapan anak buah kapal (ABK). Hingga laporan awal ini disusun, kondisi seluruh awak kapal masih menunggu pembaruan informasi dari tim di lapangan.

Kapal yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan Kapal Bagan JAMCHA 01 dengan tonase 30 GT dan panjang sekitar 24 meter. Kapal memiliki ciri-ciri lambung berwarna merah dengan bagian tepi berwarna putih, serta sayap kapal dengan kombinasi warna putih, hijau, dan merah.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Tim SAR dilengkapi sejumlah peralatan, antara lain RIB 02, Personal Locator Beacon (PLB), alat komunikasi, perangkat navigasi dan pemantauan, peralatan medis, telepon satelit, serta Starlink Portable. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang kelancaran koordinasi dan keselamatan personel selama operasi berlangsung.

Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 5,9 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 1,5 hingga 2,5 meter.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai terus melakukan koordinasi serta memantau perkembangan operasi SAR. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi kapal dan seluruh awak kapal akan disampaikan setelah diterimanya pembaruan resmi dari tim di lapangan. (**)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Subuh di Kinali Pasaman Barat, Istri Pemilik Rumah Meninggal Dunia
Tim SAR Evakuasi Dua Korban Kecelakaan Truk Bermuatan Karet di Pasaman Barat
Hari Kedua Operasi SAR, Basarnas Perluas Pencarian Balita Hilang di Muara Simatalu
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Perairan Pulau Bugei pada Hari Keenam Operasi
Shafira dan Syatir Puncaki Pemilihan Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman 2026
SAR Mentawai Kerahkan RIB 03 Cari Nelayan Hilang di Perairan Siberut Selatan
Hari Kedua Pencarian, Korban Longboat Terbalik di Sagalubeg Ditemukan Meninggal Dunia
Long Boat Terbalik di Muara Sagulubbek, Satu Penumpang Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Kapal Bagan JAMCHA 01 Kandas dan Bocor di Perairan Mentawai, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Kebakaran Subuh di Kinali Pasaman Barat, Istri Pemilik Rumah Meninggal Dunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tim SAR Evakuasi Dua Korban Kecelakaan Truk Bermuatan Karet di Pasaman Barat

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:53 WIB

Hari Kedua Operasi SAR, Basarnas Perluas Pencarian Balita Hilang di Muara Simatalu

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Perairan Pulau Bugei pada Hari Keenam Operasi

Berita Terbaru