PASAMAN BARAT — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat di empat titik strategis, Kamis (15/10/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, mengatakan pembagian masker tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat, yakni di depan Rumah Sakit Yarsi, Bundaran Simpang Empat, Simpang Pasaman Baru, dan Simpang Pertanian.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Pasaman Barat”.
Menurutnya, pembagian masker merupakan langkah untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu upaya BPBD Pasaman Barat untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan,” ujarnya.

Sebanyak 5.000 masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat di empat titik tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Zulkarnain juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.
Ia menambahkan, BPBD Pasaman Barat akan terus melakukan pembagian masker di sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak kabut asap sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap masyarakat.
Melalui langkah tersebut, BPBD Pasaman Barat berharap risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap dapat diminimalkan dan masyarakat semakin peduli terhadap upaya menjaga kesehatan selama kondisi udara belum membaik.
Di sisi lain, Komandan Regu (Danru) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pasaman Barat, Kuria Sakti, mengatakan pembagian masker menyasar sejumlah pengguna jalan, mulai dari pengendara kendaraan roda dua, pengendara roda empat, hingga pejalan kaki.
kegiatan tersebut akan terus berlanjut. Pelaksanaan pembagian masker selanjutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BPBD Pasaman Barat terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus mengantisipasi risiko gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di wilayah tersebut.












