PASAMAN BARAT — Jevin Amillga, S.H., ungul dalam pilwana di Jambak Selatan, Pasaman Barat, Berdasarkan data pada aplikasi Rekap Pilwana Jevin Amillga memperoleh 657 suara atau 34,2 persen. Perolehan tersebut menempatkannya pada posisi teratas.
Posisi kedua disusul H. Suparmin dengan perolehan 451 suara atau 23,5 persen. Posisi ketiga ditempati Deni Sabrani, S.IP., yang meraih 429 suara atau 22,3 persen, sementara Yasril memperoleh 228 suara atau 11,9 persen. Adapun Feri Kurniawan memperoleh 158 suara atau 8,2 persen.
Berdasarkan angka yang ditampilkan, persaingan perolehan suara di Jambak Selatan masih menunjukkan selisih yang cukup besar antara Jevin Amillga dan para kandidat lainnya.
Jevin mengapresiasi kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya. Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi awal untuk bersama-sama membangun Nagari Jambak Selatan agar semakin maju dan berkembang.
Jevin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga, pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan memilih dirinya dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Jambak Selatan, Kabupaten Pasaman Barat.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan nagari, tanpa membedakan pilihan selama proses pemilihan berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, para pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh masyarakat yang telah memilih dan memberikan kepercayaan kepada saya dalam Pemilihan Wali Nagari Jambak Selatan,” ujar Jevin.
Menurutnya, kemajuan nagari tidak dapat diwujudkan oleh wali nagari seorang diri. Diperlukan kerja sama, dukungan, dan kontribusi seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Jambak Selatan agar kita bersama-sama memajukan nagari dan ikut berkontribusi dalam menjalankan program-program nagari ke depannya setelah saya dilantik nantinya,” tambahnya.
Jevin berharap momentum Pilwana dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga hubungan baik antarwarga. Perbedaan pilihan selama pemilihan diharapkan tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam membangun nagari.












