Asal Usul Batu Busuk di Padang, Legenda Lama yang Kembali Dikenang Usai Banjir Melanda

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Salah satu keindahan alam dan tempat Wisata di daerah Batu Busuk

FOTO : Salah satu keindahan alam dan tempat Wisata di daerah Batu Busuk

PADANG – Kawasan Batu Busuk di Padang kembali menjadi sorotan setelah dilanda banjir pada November lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan, tetapi juga mengingatkan kembali masyarakat pada cerita lama tentang asal-usul Batu Busuk yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di balik keindahan alam yang dimiliki kawasan ini, tersimpan kisah legenda yang masih hidup di tengah masyarakat. Nama Batu Busuk sendiri bukan sekadar sebutan, melainkan memiliki cerita yang sarat makna dan nilai budaya.

Legenda yang Melekat di Tengah Masyarakat

Menurut cerita rakyat yang berkembang, Batu Busuk berasal dari kisah seseorang yang melanggar norma adat. Dalam cerita tersebut, sosok itu dikisahkan mendapatkan kutukan hingga berubah menjadi batu.

Konon, batu tersebut pernah mengeluarkan aroma tidak sedap, sehingga masyarakat menamainya “Batu Busuk”. Meski tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, kisah ini terus dipercaya dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Cerita ini juga mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga sikap dan mematuhi aturan adat yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA : Waspada Saat Berwisata ke Danau Singkarak, Ini Tips Aman yang Perlu Diketahui

Banjir November, Mengingatkan Kembali Sejarah Lokal

Banjir yang melanda kawasan Batu Busuk pada November lalu sempat menyebabkan kerusakan di beberapa titik. Material lumpur dan air deras mengalir dari perbukitan, mengubah kondisi lingkungan sekitar.

Peristiwa tersebut membuat masyarakat kembali mengingat cerita lama yang melekat pada kawasan ini. Tidak sedikit yang kemudian mengaitkan kejadian alam tersebut dengan nilai-nilai yang terkandung dalam legenda Batu Busuk, meski secara ilmiah banjir disebabkan oleh faktor alam seperti curah hujan tinggi dan kondisi geografis.

Dari Cerita Rakyat ke Destinasi Wisata

Terlepas dari kisah legenda dan peristiwa yang terjadi, Batu Busuk tetap menjadi salah satu destinasi wisata alam yang diminati di Padang. Kawasan ini menawarkan pemandangan hijau, udara sejuk, serta suasana yang tenang.

Banyak pengunjung datang untuk menikmati alam sekaligus mendengar cerita-cerita lokal dari masyarakat sekitar. Kombinasi antara keindahan alam dan cerita legenda menjadi daya tarik tersendiri.

Pentingnya Menjaga Alam dan Budaya

Peristiwa banjir yang terjadi menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Kerusakan lingkungan seperti penggundulan hutan dan perubahan tata guna lahan dapat meningkatkan risiko bencana.

Di sisi lain, legenda seperti Batu Busuk juga mengajarkan nilai moral tentang hubungan manusia dengan lingkungan dan adat.

Warisan Cerita yang Terus Hidup

Hingga kini, kisah asal-usul Batu Busuk masih terus diceritakan dari generasi ke generasi. Cerita tersebut tidak hanya menjadi bagian dari budaya, tetapi juga memperkuat identitas lokal masyarakat.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan ini, mengenal cerita di balik Batu Busuk bisa menjadi pengalaman yang berbeda—tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami nilai dan sejarah yang menyertainya.


Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

Batu Busuk adalah contoh bagaimana alam, sejarah, dan budaya dapat berpadu dalam satu kawasan. Peristiwa banjir yang terjadi justru semakin menguatkan ingatan masyarakat akan pentingnya menjaga warisan tersebut.

Dengan pelestarian yang tepat, Batu Busuk diharapkan tetap menjadi destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna bagi generasi mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Personel Kantor SAR Padang Raih Medali Emas, Perak, dan Perunggu pada Porprov Sumatera Barat
Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang
Anak Kandung di Padang Curi Uang Rp5 Juta Milik Ibunya, Dibeli HP dan Dipakai Judi Online
Kabur ke Jakarta hingga Padang, Pelaku Penggelapan Rp115 Juta Ditangkap Polisi
Residivis 3 Kali Kembali Berulah, Curi HP di Ruang Tunggu ICU RSI Ibnu Sina Padang
Sepak Rago di Padang Terus Berkembang, Generasi Muda Didorong Ikut Melestarikan
BGH FC Pertahankan Gelar, Taklukkan Mankuto Alam 3-0 di Final Padang Fun League Season 4
Diduga Curi Kabel Tembaga Toko Elektronik, Remaja 16 Tahun Diamankan Tim Klewang

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Personel Kantor SAR Padang Raih Medali Emas, Perak, dan Perunggu pada Porprov Sumatera Barat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Anak Kandung di Padang Curi Uang Rp5 Juta Milik Ibunya, Dibeli HP dan Dipakai Judi Online

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Kabur ke Jakarta hingga Padang, Pelaku Penggelapan Rp115 Juta Ditangkap Polisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Residivis 3 Kali Kembali Berulah, Curi HP di Ruang Tunggu ICU RSI Ibnu Sina Padang

Berita Terbaru