Kunjungi Bukittinggi, Menteri Pariwisata Terkesan Potensi Sejarah dan Wisata

Rabu, 29 April 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

Bukittinggi-Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan posisi penting Kota Bukittinggi dalam sejarah bangsa saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, di Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).

Menurut Mahyeldi, Bukittinggi bukan sekadar kota wisata, tetapi salah satu pusat sejarah paling penting dalam perjalanan Republik Indonesia, terutama sebagai ibu kota Pemerintah Darurat Republik Indonesia.

“PDRI adalah penyambung nyawa Indonesia. Kalau tidak ada PDRI, tidak akan ada Indonesia,” tegas Mahyeldi.

Ia mengatakan, jejak sejarah yang dimiliki Bukittinggi harus dijaga dan diperkuat sebagai identitas kota sekaligus destinasi wisata sejarah nasional.

“Ini harus diabadikan. Pemerintah Provinsi tentu mendukung langkah Pemerintah Kota Bukittinggi agar kawasan ini menjadi destinasi historis yang kuat,” katanya.

Mahyeldi menyebut Bukittinggi memiliki rekam sejarah panjang, mulai dari era pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan Jepang, ibu kota Sumatera Tengah, hingga pusat pemerintahan darurat republik. Seluruh catatan sejarah itu, kata dia, harus terdokumentasi secara serius.

“Dokumen seluruh sejarah dan peristiwa penting di Bukittinggi harus dicatat lebih baik. Itu yang akan mengokohkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menyinggung peluang Jam Gadang untuk didorong menuju pengakuan internasional, termasuk UNESCO. Namun, menurutnya, pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan pengusulan kawasan Geopark Silokek.

“Momentum 100 tahun Bukittinggi menjadi awal untuk menyiapkan seluruh dokumen. Setelah Silokek, nanti ada Bukittinggi dan Geopark Sianok-Maninjau. Semuanya harus dilengkapi bertahap sampai ke tingkat internasional,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengaku terkesan dengan keindahan dan kekayaan sejarah Bukittinggi. Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertamanya ke kota itu sejak menjabat sebagai menteri.

“Luar biasa indahnya Bukittinggi. Kami datang untuk melihat langsung potensinya, termasuk sebagai kandidat nominasi Wonderful Indonesia,” ujar Widiyanti.

Ia menegaskan, Kementerian Pariwisata siap mendukung promosi destinasi unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Di hadapan Menteri Pariwisata, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, turut memaparkan sejarah panjang kota yang akan genap berusia 100 tahun pada 26 Juni 2026 mendatang. Ia menyoroti keberadaan Jam Gadang yang disebut memiliki keunikan tersendiri dan menjadi ikon utama kota wisata tersebut.

Ramlan juga berharap adanya dukungan tenaga profesional dan konsultan untuk memperkuat tata kelola sektor pariwisata Bukittinggi ke depan.

Kunjungan kerja itu ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama antara Menteri Pariwisata, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. (*)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sumbar Percepat Pemulihan Sawah Terdampak Bencana, Gubernur Ikut Tanam Padi di Agam
Kapolda Sumbar Disambut Meriah di Pasaman Barat
Warga Aia Dingin Tolak Truk Sampah Bukittinggi Masuk ke TPA Padang
Kunjungan Widiyanti Putri Wardhana ke Sumbar: Bandara Mentawai, Wisata Gastronomi, dan Kebangkitan Tour de Singkarak 2027 Jadi Sorotan
Pasaman Barat Jemput Dukungan Kemensos: ATENSI Dipercepat, Sekolah Rakyat Masuk Prioritas 2026/2027
Bawaslu Turun ke Sekolah! Pelajar Pasaman Barat Diajak Jadi Garda Demokrasi
Sinergi Forkopimda Didorong untuk Atasi Maraknya PETI di Sumbar
Ketua LKAAM Sumbar Dukung Penuh Pembatasan Jam Operasional Cafe dan Orgen Tunggal di Kuranji

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:46 WIB

Sumbar Percepat Pemulihan Sawah Terdampak Bencana, Gubernur Ikut Tanam Padi di Agam

Rabu, 29 April 2026 - 22:37 WIB

Warga Aia Dingin Tolak Truk Sampah Bukittinggi Masuk ke TPA Padang

Rabu, 29 April 2026 - 21:18 WIB

Kunjungan Widiyanti Putri Wardhana ke Sumbar: Bandara Mentawai, Wisata Gastronomi, dan Kebangkitan Tour de Singkarak 2027 Jadi Sorotan

Rabu, 29 April 2026 - 21:01 WIB

Kunjungi Bukittinggi, Menteri Pariwisata Terkesan Potensi Sejarah dan Wisata

Selasa, 28 April 2026 - 20:54 WIB

Pasaman Barat Jemput Dukungan Kemensos: ATENSI Dipercepat, Sekolah Rakyat Masuk Prioritas 2026/2027

Berita Terbaru