Krisis di RSUD Pasaman Barat, 24 Dokter Spesialis Mogok: AMPB Desak Pemda Bertanggung Jawab

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB), Ridho Kurnia.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB), Ridho Kurnia.

Pasaman Barat-Pelayanan kesehatan di RSUD Pasaman Barat terganggu setelah 24 dokter spesialis dilaporkan melakukan aksi mogok kerja pada Rabu (3/6/2026). Aksi ini dipicu oleh belum terpenuhinya insentif yang menjadi hak para tenaga medis dari pemerintah daerah.

Kondisi tersebut langsung mendapat sorotan dari Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB) yang menilai situasi ini telah berkembang menjadi krisis layanan kesehatan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Koordinator AMPB, Ridho Kurnia, menyebut bahwa peristiwa ini bukan sekadar konflik ketenagakerjaan, melainkan indikasi adanya persoalan serius dalam tata kelola pelayanan kesehatan daerah.

“Ketika hak tenaga kesehatan tidak dipenuhi hingga mengganggu pelayanan publik, maka ini menunjukkan adanya kegagalan dalam sistem yang harus segera dibenahi,” ujarnya.

Akibat mogok kerja tersebut, sejumlah pasien dilaporkan tidak dapat memperoleh layanan dokter spesialis dan harus kembali tanpa mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan, meski telah datang dari berbagai wilayah.

AMPB menegaskan bahwa masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan dalam kondisi ini, mengingat pelayanan kesehatan merupakan hak dasar yang wajib dijamin oleh pemerintah.

Organisasi mahasiswa tersebut juga mendesak Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Dinas Kesehatan untuk segera menyelesaikan persoalan insentif dokter, membuka ruang dialog dengan tenaga medis, serta menyampaikan langkah penyelesaian secara transparan kepada publik.

AMPB menilai, tanpa langkah cepat dari pemerintah daerah, krisis layanan kesehatan dikhawatirkan akan semakin meluas dan berdampak lebih besar terhadap masyarakat. (*)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ridho Kurnia Dinobatkan sebagai Lulusan Aktivis Terbaik Kampus pada Wisuda ke-XXVIII IAI YAPTIP Pasaman Barat
Satreskrim Polres Pasaman Barat Kedepankan Pemulihan Hak Korban melalui Keadilan Restoratif
Kapolres Pasaman Barat Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua
Kabut Asap Selimuti Pasaman Barat, KNPI Bergerak! 2.000 Masker Dibagikan untuk Warga
Bertindak Selaku Pembina Upacara, Kapolres Pasaman Barat Beri Arahan Kepada Ratusan Murid SMA 1 Pasaman
Tangan Dingin Guntara Lahirkan Prestasi Dan Bibit Muda Tinju Pasaman Barat
Empat Nomor Arung Jeram Porprov Sumbar 2026, Medali Emas Dibagikan
Padang Pariaman dan Sijunjung Dominasi Podium Arung Jeram Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Ridho Kurnia Dinobatkan sebagai Lulusan Aktivis Terbaik Kampus pada Wisuda ke-XXVIII IAI YAPTIP Pasaman Barat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Satreskrim Polres Pasaman Barat Kedepankan Pemulihan Hak Korban melalui Keadilan Restoratif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolres Pasaman Barat Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Kabut Asap Selimuti Pasaman Barat, KNPI Bergerak! 2.000 Masker Dibagikan untuk Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tangan Dingin Guntara Lahirkan Prestasi Dan Bibit Muda Tinju Pasaman Barat

Berita Terbaru