Sumbar-Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Pasaman Barat kembali mengharumkan nama Pasaman Barat setelah berhasil meraih enam medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat yang digelar di Kabupaten Tanah Datar.
Dari 12 atlet tinju yang diturunkan, enam di antaranya berhasil menyumbangkan medali, dengan rincian satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti kerja keras atlet serta hasil pembinaan yang dilakukan Pertina Pasaman Barat.
Medali emas berhasil diraih Friska Wulandari. Sementara itu, dua medali perak masing-masing disumbangkan oleh Nurnadiyah dan M. Ikbal Al-Munawar.
Adapun tiga medali perunggu diraih oleh Afrinaldi, Lola Wulandari, dan M. Naufal Arkan.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Pasaman Barat, sekaligus menunjukkan bahwa atlet tinju daerah mampu bersaing dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Ketua Pertina Kabupaten Pasaman Barat, Muhammad Guntara, mengatakan bahwa raihan enam medali tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus Pertina. Menurutnya, pencapaian itu juga tidak terlepas dari dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
“Perolehan medali ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan pengurus Pertina, serta dukungan dari KONI dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat,” ujar Muhammad Guntara.
Ia menegaskan, Pertina Pasaman Barat akan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan agar prestasi para atlet semakin baik pada kejuaraan mendatang.
“Tentunya kami akan terus berusaha menjadi lebih baik lagi, sehingga Pertina Pasaman Barat bisa semakin dikenal di seluruh Sumatera Barat hingga tingkat nasional. Kami juga akan terus memberikan dukungan kepada para atlet agar mereka bisa berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Menurut Guntara, pencapaian pada PORPROV XVI Sumatera Barat ini bukan menjadi akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan memperkuat pembinaan atlet.
Dukungan terhadap atlet, peningkatan kualitas latihan, serta pembinaan bibit-bibit muda menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan prestasi tinju Pasaman Barat.
Dengan raihan satu emas, dua perak, dan tiga perunggu, Pertina Pasaman Barat berharap dapat terus melahirkan petinju-petinju potensial yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Prestasi ini sekaligus menjadi langkah positif bagi perkembangan olahraga tinju di Pasaman Barat, dengan harapan semakin banyak atlet muda yang termotivasi untuk berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah pada masa mendatang. (*)












