Kodim 0305/Pasaman Tanam Bambu dan 1.000 Pohon, Perkuat Mitigasi Bencana di Talamau

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperingati HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kodim 0305/Pasaman menggelar aksi penanaman bibit bambu dan tanaman produktif di bantaran Sungai Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Rabu (12/8/2026).

Memperingati HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kodim 0305/Pasaman menggelar aksi penanaman bibit bambu dan tanaman produktif di bantaran Sungai Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Rabu (12/8/2026).

Pasaman Barat-Memperingati HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kodim 0305/Pasaman menggelar aksi penanaman bibit bambu dan tanaman produktif di bantaran Sungai Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Rabu (12/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 80 bibit bambu serta sejumlah tanaman produktif, di antaranya kelengkeng, rambutan bijai, dan manggis, ditanam di kawasan bantaran sungai. Pada kesempatan yang sama, Kodim 0305/Pasaman juga membagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat Yosmar Difia yang mewakili Bupati Pasaman Barat, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA, Kabag Protokol dan Pelayanan Pimpinan Sofyan, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola, Camat Talamau Nur Fauziah Zein, serta unsur Forkopimca.

Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya mengatakan, penanaman pohon merupakan langkah preventif untuk menjaga kelestarian ekosistem sekaligus mengurangi risiko bencana, terutama di kawasan yang rawan erosi dan longsor.

Menurutnya, rumpun bambu sengaja ditanam di sejumlah titik bantaran sungai, khususnya pada area belokan yang memiliki tingkat erosi tinggi. Sistem perakaran bambu yang kuat dinilai dapat membantu memperkuat struktur tanah dan menekan risiko erosi, longsor, serta luapan sungai.

“Penanaman rumpun bambu difokuskan pada titik-titik bantaran sungai, terutama area belokan yang memiliki tingkat erosi tinggi. Akar bambu yang kuat berfungsi efektif menahan tanah dari erosi, longsor, hingga luapan banjir seperti galodo,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan, kegiatan penghijauan tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kodim 0305/Pasaman menargetkan penanaman hingga 1.000 pohon yang akan disebar di seluruh Koramil di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat.

Untuk memastikan keberlangsungan tanaman, Babinsa juga diarahkan melakukan pemantauan dan perawatan secara rutin. Kodim turut mendorong keterlibatan masyarakat serta Forkopimcam dalam menjaga tanaman yang telah ditanam.

“Upaya menjaga alam ini bukan hanya tugas TNI, Polri, maupun Pemda, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Saya minta tanaman yang sudah ada dirawat bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat Yosmar Difia mengapresiasi langkah Kodim 0305/Pasaman yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.

Ia menilai, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur fisik, tetapi harus diiringi pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Inisiatif Pak Dandim dan jajaran merupakan langkah strategis. Akar bambu sangat teruji dalam menjaga kestabilan tanah di tepi sungai,” kata Yosmar.

Ia menambahkan, Pemkab Pasaman Barat menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut dan berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.

Camat Talamau Nur Fauziah Zein mengatakan, berbagai upaya mitigasi dan pemulihan lingkungan di wilayah Talamau terus dilakukan melalui kerja sama lintas sektor.

Sebelumnya, pihak kecamatan bersama Kementerian Kehutanan telah menyalurkan dan menanam sebanyak 15.000 bibit tanaman produktif. Penanaman melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, kelompok pengajian, hingga siswa sekolah dasar.

Selain menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan, penanaman tanaman produktif tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat Talamau pada masa mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Pariaman Bersatu Bagikan Masker Gratis melalui Gerakan “1 Masker 1000 Kebaikan”
Warga Amankan Pria yang Hendak Ambil Kotak Infak, Berakhir Damai di Polsek
Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Residivis Diamankan  
Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau  
Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang
Polres Pasaman Barat Tetapkan AS sebagai Tersangka KDRT, Bacok Istri dengan Parang
Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama   
Anak Kandung di Padang Curi Uang Rp5 Juta Milik Ibunya, Dibeli HP dan Dipakai Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:30 WIB

Aliansi Mahasiswa Pariaman Bersatu Bagikan Masker Gratis melalui Gerakan “1 Masker 1000 Kebaikan”

Minggu, 6 September 2026 - 20:31 WIB

Warga Amankan Pria yang Hendak Ambil Kotak Infak, Berakhir Damai di Polsek

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Residivis Diamankan  

Rabu, 2 September 2026 - 13:01 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Tiga Anak di Bawah Umur Ditangkap Usai Curi di Lima Toko HP Plaza Andalas Padang

Berita Terbaru