Warga Tanjung Sari Mahakarya Gelar Bersih Desa Meriah, Sekda Pasbar Apresiasi Kuatnya Gotong Royong dan Pelestarian Budaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kampung II Tanjung Sari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, yang secara konsisten melestarikan tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari Tanjung Sari Culture Festival bertema

Masyarakat Kampung II Tanjung Sari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, yang secara konsisten melestarikan tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari Tanjung Sari Culture Festival bertema"Merawat Tradisi, Menyambut Generasi".

Pasaman Barat-Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mengapresiasi masyarakat Kampung II Tanjung Sari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, yang secara konsisten melestarikan tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari Tanjung Sari Culture Festival bertema”Merawat Tradisi, Menyambut Generasi”.

Apresiasi tersebut disampaikan Doddy saat mewakili Bupati Pasaman Barat dalam kegiatan Bersih Desa yang digelar pada Rabu (24/6). Ia menegaskan bahwa tradisi dan semangat gotong royong masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan daerah yang maju, bermartabat, dan religius.

Menurutnya, kegiatan Bersih Desa tidak hanya bermakna sebagai aktivitas membersihkan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat. Tradisi ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diterima.

“Bersih Desa merupakan momentum untuk menjaga kebersamaan, menyucikan hati, dan memperkuat rasa syukur. Nilai-nilai ini harus terus dilestarikan,” ujarnya.

Ia juga menilai tradisi tersebut selaras dengan filosofi Jawa Memayu Hayuning Bawana, yakni upaya menjaga keseimbangan, keselarasan, dan keharmonisan hidup manusia dengan alam dan sesama.

Dalam rangkaian kegiatan, masyarakat bersama pemerintah daerah mengikuti arak-arakan gunungan serta karnaval budaya yang menampilkan hasil bumi warga. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Doddy berharap tradisi Bersih Desa dapat terus dipertahankan dan menjadi penguat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun Pasaman Barat yang lebih baik.

“Ketika masyarakat hidup rukun dan bersatu, pembangunan akan berjalan lebih lancar. Momentum ini harus menjadi penguat kebersamaan kita,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ridho Kurnia Dinobatkan sebagai Lulusan Aktivis Terbaik Kampus pada Wisuda ke-XXVIII IAI YAPTIP Pasaman Barat
Satreskrim Polres Pasaman Barat Kedepankan Pemulihan Hak Korban melalui Keadilan Restoratif
Kapolres Pasaman Barat Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua
Kabut Asap Selimuti Pasaman Barat, KNPI Bergerak! 2.000 Masker Dibagikan untuk Warga
Bertindak Selaku Pembina Upacara, Kapolres Pasaman Barat Beri Arahan Kepada Ratusan Murid SMA 1 Pasaman
Empat Nomor Arung Jeram Porprov Sumbar 2026, Medali Emas Dibagikan
Padang Pariaman dan Sijunjung Dominasi Podium Arung Jeram Porprov XVI Sumbar 2026
R4 Sprint Arung Jeram Porprov XVI Sumbar: Padang Pariaman dan Sijunjung Raih Emas

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Ridho Kurnia Dinobatkan sebagai Lulusan Aktivis Terbaik Kampus pada Wisuda ke-XXVIII IAI YAPTIP Pasaman Barat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Satreskrim Polres Pasaman Barat Kedepankan Pemulihan Hak Korban melalui Keadilan Restoratif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Kapolres Pasaman Barat Serap Aspirasi dan Masukan Warga Di Nagari Lingkuang Aua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Kabut Asap Selimuti Pasaman Barat, KNPI Bergerak! 2.000 Masker Dibagikan untuk Warga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Empat Nomor Arung Jeram Porprov Sumbar 2026, Medali Emas Dibagikan

Berita Terbaru