PADANG-Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, meresmikan 10 unit hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Batu Busuak, Kota Padang, Selasa (10/3/2026).
Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita pada salah satu rumah yang telah selesai dibangun, dilanjutkan dengan penyerahan kunci hunian tetap kepada 10 kepala keluarga penerima manfaat.
Momentum tersebut menjadi simbol berakhirnya masa pengungsian sekaligus awal kehidupan baru yang lebih layak, aman, dan bermartabat bagi para penyintas bencana di kawasan Batu Busuak.
Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya hadir pada masa tanggap darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.
BACA JUGA : Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Rp25 Juta untuk Masjid Nurul Huda Dharmasraya
“Hari ini bukan sekadar penyerahan kunci rumah, tetapi penyerahan harapan. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memastikan para pengungsi Batu Busuak dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, tenang, dan tenteram,” ujarnya.
Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada KADIN Indonesia dan KADIN Sumbar atas kepedulian dan kontribusi mereka dalam pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di kawasan Kampung Talang Batu Busuak.
Menurutnya, hunian tetap tersebut bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol harapan baru bagi warga untuk kembali menata kehidupan dan masa depan keluarga.
“Semoga hunian tetap ini menjadi tempat yang aman, nyaman, dan membawa keberkahan bagi masyarakat yang menempatinya,” tambahnya.
Sementara itu, Anindya Novyan Bakrie menyampaikan bahwa hunian tetap yang dibangun di Batu Busuak merupakan yang pertama di Sumatera Barat, bahkan menjadi yang pertama dari program bantuan serupa yang dilaksanakan di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi.
Ia menjelaskan pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, hingga dukungan masyarakat setempat.
“Kami mengapresiasi kerja keras Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang, serta dukungan TNI dan masyarakat yang telah membantu proses pembangunan hunian tetap ini,” ujar Anindya.
Hunian tetap yang diserahkan telah dilengkapi dengan fasilitas dasar dan dibangun sesuai standar kelayakan sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Fadly Amran mengatakan bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya warga di kawasan Batu Busuak.
Ia berharap dengan ditempatinya hunian tetap tersebut, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal, membangun kembali perekonomian keluarga, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan yang baru.
Peresmian hunian tetap tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya pimpinan KADIN Sumbar, anggota DPR RI Komisi X, pimpinan PT Semen Padang, perwakilan Universitas Andalas, serta tokoh masyarakat dan para penerima hunian tetap. (**)












