Pasaman Barat-Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 441 penerima manfaat di Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (24/6/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat dan dihadiri Bupati Pasaman Barat Yulianto, Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Pasaman Barat Sifrowati Yulianto, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Pasaman Barat. Menurutnya, bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah pusat dalam membantu masyarakat hingga ke daerah-daerah pelosok.
“Saya berpesan agar seluruh penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Yulianto.
Dalam kesempatan tersebut, Yulianto juga mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial akan membangun Sekolah Rakyat di Pasaman Barat yang berlokasi di kawasan Jalur 32. Program tersebut ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan konsep pendidikan berasrama dan fasilitas yang lengkap.
“Sekolah Rakyat dikhususkan bagi anak dari keluarga kurang mampu, lengkap dengan fasilitas dan asrama. Presiden Prabowo Subianto ingin mewujudkan generasi Indonesia emas dan unggul. Semua itu bisa tercapai bila kita bersama mendukung program pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Budi Satrio, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan bakti sosial dan penyaluran bantuan ATENSI tersebut.
Ia menjelaskan, seluruh penerima manfaat yang menerima bantuan merupakan warga yang berada pada kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan sosial dan telah melalui proses asesmen kebutuhan.
“Sentra Terpadu Pangudi Luhur merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Sosial di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial. Wilayah kerja kami mencakup 22 kabupaten dan kota di tiga provinsi, termasuk Pasaman Barat. Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari kepedulian Bupati beserta jajaran yang sebelumnya telah berkunjung ke Kementerian Sosial,” jelas Budi.
Adapun bantuan ATENSI yang disalurkan meliputi 207 paket nutrisi, 290 paket sarana kamar, 203 paket sarana dapur, 282 paket perlengkapan kebersihan diri, 32 paket peralatan sekolah, 61 unit alat bantu aksesibilitas, 11 paket kewirausahaan, serta layanan khitanan gratis bagi 117 anak.
Usai kegiatan penyerahan bantuan secara simbolis, Ketua LKKS Pasaman Barat Sifrowati Yulianto bersama rombongan meninjau pelaksanaan khitanan massal yang berlangsung di Klinik Arisha.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas di Batang Biyu, Kecamatan Pasaman, serta penyerahan alat bantu dengar kepada penerima manfaat di Nagari Kapa.
Melalui program ATENSI dan rencana pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah berharap dapat memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Pasaman Barat. (*)











