Harga Ayam Potong di Pasaman Barat Meroket

Rabu, 1 April 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga ayam potong di Pasar Tradisional Padang Tujuh, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman melonjak drastis.

Harga ayam potong di Pasar Tradisional Padang Tujuh, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman melonjak drastis.

Pasaman Barat-Harga ayam potong di Pasar Tradisional Padang Tujuh, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman melonjak drastis. Dari harga normal Rp28.000 per kilogram, kini dijual Rp37.000–Rp38.000 per kilogram, naik sekitar Rp10.000/kg atau hampir 35 persen.

 

Pedagang setempat mengaku kenaikan ini sangat mengejutkan. Yuda seorang pedagang ayam, menyebut biaya pakan yang meningkat serta kondisi cuaca buruk sebagai penyebab utama lonjakan harga.

 

Cuaca ekstrem beberapa minggu terakhir membuat pasokan ayam berkurang. Hujan deras dan fluktuasi suhu membuat peternak kesulitan memenuhi permintaan pasar.

 

Dampak kenaikan harga terasa langsung bagi konsumen. Banyak warga mengaku mengurangi konsumsi ayam atau memilih alternatif protein lain yang lebih terjangkau, seperti telur atau ikan.

 

Para pedagang juga merasakan tekanan ekonomi. Meski harga jual meningkat, omzet harian justru menurun karena daya beli masyarakat melemah.

 

“Orang jadi lebih berhitung sebelum membeli ayam. Penjualan turun, tapi biaya tetap harus ditutup,” kata Yuda, Selasa (2/4/2026).

 

Kenaikan ini menjadi sorotan karena ayam termasuk kebutuhan pokok masyarakat. Lonjakan harga mendadak berpotensi membebani rumah tangga berpenghasilan rendah.

 

Sementara itu, komoditas lain relatif stabil. Cabai merah dijual Rp28.000–Rp30.000 per kilogram, sedangkan bawang merah tetap sekitar Rp15.000/kg. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga ayam lebih dipicu faktor produksi spesifik daripada inflasi umum.

 

Pedagang berharap harga ayam segera kembali normal agar aktivitas pasar ramai kembali dan omzet meningkat.

 

Pemerintah daerah hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun lonjakan harga ini kemungkinan menjadi perhatian pihak terkait untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, termasuk ayam potong.

 

Ahli ekonomi lokal menyarankan masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan mengatur konsumsi, sementara peternak didorong meningkatkan efisiensi agar pasokan stabil dan harga tidak fluktuatif.

 

Lonjakan harga ayam potong di Pasaman Barat menjadi pengingat penting bahwa faktor eksternal seperti cuaca dan biaya produksi bisa memengaruhi ekonomi rumah tangga dan pasar lokal secara signifikan. (*)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Residivis Diamankan  
Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau  
Polres Pasaman Barat Tetapkan AS sebagai Tersangka KDRT, Bacok Istri dengan Parang
Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama   
Kasat Lantas dan Jajaran Pelatih POCIL Raih Penghargaan dari Bupati Pasaman Barat
Bupati Cup 2026: Polres Pasaman Barat Menang Tipis 1-0 atas Kodim 0305 Pasaman Bersama Wartawan
Koramil 02 Simpang Empat Bersama Insan Pers Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih
Kodim 0305/Pasaman Tanam Bambu dan 1.000 Pohon, Perkuat Mitigasi Bencana di Talamau

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WIB

Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Residivis Diamankan  

Rabu, 2 September 2026 - 13:01 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau  

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Polres Pasaman Barat Tetapkan AS sebagai Tersangka KDRT, Bacok Istri dengan Parang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama   

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Kasat Lantas dan Jajaran Pelatih POCIL Raih Penghargaan dari Bupati Pasaman Barat

Berita Terbaru